Bentuk masa depan: going to dan will
Kapan «going to» dan kapan «will» dipakai — perbedaannya ada pada bagaimana keputusan itu diambil, bukan pada seberapa jauh kejadiannya.
Dalam bahasa Inggris tidak ada satu-satunya bentuk masa depan. Dua bentuk yang paling dibutuhkan pertama-tama adalah going to dan will, dan pilihan di antara keduanya bergantung pada bagaimana keputusan itu diambil, bukan pada seberapa jauh kejadiannya.
Going to: rencana dan kepastian
Gunakan going to untuk keputusan yang diambil sebelum saat berbicara, dan untuk prediksi yang didasarkan pada sesuatu yang sudah terlihat sekarang.
- I'm going to study medicine. (keputusan sudah diambil sebelumnya)
- We're going to visit my parents on Sunday. (sudah disepakati)
- Look at those clouds — it's going to rain. (bukti yang terlihat)
Bentuk: am / is / are + going to + bentuk dasar kata kerja.
Will: keputusan dan pendapat pada saat berbicara
Gunakan will untuk keputusan yang diambil saat itu juga, untuk menawarkan bantuan, membuat janji, dan prediksi yang didasarkan pada pendapat.
- The phone's ringing. I'll get it. (memutuskan saat itu juga)
- I'll help you with that. (menawarkan bantuan)
- I think she'll like it. (pendapat)
Bentuk: semua subjek memakai will + bentuk dasar. Bentuk negatif: won't.
Perbandingan klasik
A: We need more milk.
B: OK, I'll buy some. (memutuskan sekarang)
A: Why are you taking the car?
B: I'm going to buy milk. (sudah direncanakan sebelumnya)
Pertanyaan uji coba — apakah Anda sudah mengetahui ini sebelum membuka mulut? Kalau ya — going to. Kalau Anda memutuskannya sambil berbicara — will.
Present Continuous untuk hal yang sudah disepakati
Untuk hal-hal yang waktu dan tempatnya sudah disepakati secara pasti, bahasa Inggris sering memakai Present Continuous:
- I'm meeting Anna at six.
- We're flying to Rome on Tuesday.
Ini sangat umum dan terdengar wajar untuk kejadian-kejadian yang tercatat dalam agenda.
Sedangkan Present Simple untuk jadwal
Jadwal untuk umum — kereta, penerbangan, pertunjukan, semester sekolah — disampaikan dalam Present Simple, meskipun membicarakan masa depan.
- The train leaves at 6:40.
- The film starts at eight.
Perbedaannya begini: I'm meeting Anna at six adalah kesepakatan Anda sendiri, sedangkan the train leaves at six adalah jadwal resmi yang ditetapkan orang lain.
Dua fungsi lain dari will
Won't — menolak. Kalau dipakai pada benda, artinya «tidak mau bekerja»:
- The car won't start.
- She won't listen to me.
Shall — untuk saran dan ajakan, hanya dengan I dan we. Bentuk ini masih bertahan dalam pertanyaan, walaupun sudah hampir menghilang dalam konteks lain:
- Shall I open the window? (menawarkan bantuan)
- Shall we go? (ajakan)
Tidak ada will setelah when, if, as soon as
Ini kesalahan yang paling bertahan lama. Setelah kata-kata waktu dan syarat, bahasa Inggris memakai present simple, meskipun maknanya tentang masa depan.
- ❌ I'll call you when I will arrive.
- ✅ I'll call you when I arrive.
- ✅ If it rains, we'll stay in.
- ✅ As soon as she gets here, we'll start.
Will tidak hilang begitu saja dalam hal ini — ia hanya tetap ada di bagian kedua kalimatnya.
Ringkasan singkat
| Situasi | Yang dipakai |
|---|---|
| Sudah diputuskan sebelumnya | going to |
| Diputuskan saat itu juga | will |
| Tawaran atau janji | will |
| Bukti yang terlihat | going to |
| Kesepakatan pasti | Present Continuous |
| Jadwal resmi | Present Simple |
| Setelah when / if / as soon as | Present Simple |
Menyepakati sesuatu lewat telepon
A: What are you doing on Saturday?
B: We're going to paint the kitchen. Why?
A: I was going to ask you to lunch. I'll call you next week instead.
B: Do — I'll be free once the kitchen's finished. The shop opens at nine, so we'll start early.
Are you doing — kesepakatan, going to paint — rencana, I'll call — keputusan saat itu juga, opens — jadwal toko.
Periksa diri Anda
Tes di bawah ini menguji perbedaan berdasarkan saat keputusan diambil — justru itulah yang membedakan kedua bentuk ini.