English.guru
Kembali

Komunikasi dan Networking di Acara

Cara bergabung dalam percakapan, melanjutkannya, bertukar kontak, dan keluar dengan sopan — mekanika acara sosial dan bisnis.

Networking adalah keterampilan tersendiri, bukan sekadar bentuk lain dari percakapan biasa. Bahasa Inggris yang dibutuhkan di dalamnya tidak rumit; kesulitannya ada pada urutan langkahnya.

Cara bergabung dalam kelompok

Berdiri di dekat kelompok sambil menunggu hampir tidak pernah berhasil. Katakan sesuatu.

  • Mind if I join you?
  • Is this seat taken?
  • Sorry to interrupt — I couldn't help overhearing.
  • I don't think we've met. I'm Alina.

«I don't think we've met» adalah frasa paling berguna di sebuah acara. Ia terdengar ramah, tanpa risiko, dan tetap berfungsi bahkan jika Anda sebenarnya pernah bertemu sebelumnya.

Satu saran praktis: dekati kelompok yang terdiri dari tiga orang atau lebih, bukan pasangan. Dua orang biasanya sedang asyik dalam percakapan mereka sendiri, sementara kelompok yang lebih besar memiliki jeda alami, dan orang-orang sering kali juga membuka posisi tubuh mereka untuk menerima orang yang mendekat.

Jawaban siap untuk pertanyaan «So what do you do?»

Sepanjang malam Anda akan ditanyai ini sepuluh kali, jadi siapkan dua kalimat: tentang apa yang Anda kerjakan dan sesuatu yang bisa memancing pertanyaan balik.

I'm a data analyst — I work for a logistics company. Most of my job is explaining to people why the numbers they want don't exist yet.

Kalimat kedualah yang benar-benar mengerjakan tugas ini. Sekadar menyebut jabatan saja akan menutup pertukaran itu.

Cara melanjutkan setelah kalimat pembuka

Nama dan profesi habis dibahas dalam satu setengah menit. Percakapan diperpanjang oleh pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan satu kata.

Lemah: Do you like it here? Lebih baik: What brought you to this event? · How do you know the organisers? · What are you working on at the moment?

Prinsipnya: tanyakan tentang keadaan dan pilihan, bukan fakta «ya/tidak».

Cara mempertahankan percakapan

  • That's interesting — how does that work?
  • Really? I'd never have guessed.
  • Same here. / I know what you mean.
  • What made you decide to do that?

Pertanyaan lanjutan bekerja lebih baik daripada kalimat yang sudah disiapkan sebelumnya. Orang mengingat percakapan di mana mereka sendiri yang banyak bicara.

Jika Anda lupa nama seseorang

Ini terjadi terus-menerus, dan ada cara siap pakai untuk mengatasinya:

  • Sorry, remind me of your name?
  • I'm terrible with names — Marek, wasn't it?
  • Kenalkan orang itu kepada orang ketiga, maka celah itu akan tertutup dengan sendirinya: Have you two met? — mereka akan menyebutkan nama masing-masing.

Ini tidak akan menyinggung siapa pun. Menghindari seseorang sepanjang sisa malam justru jauh lebih terlihat.

Momen yang canggung

  • Anda tidak mendengar karena bising: Sorry, it's really loud in here — say that again?
  • Topik pembicaraan habis: Anyway — have you been to one of these before?
  • Anda tidak minum alkohol: I'm fine with a soft drink, thanks. · I'm driving. (tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut)
  • Lawan bicara terus berbicara tanpa henti: That's fascinating. Sorry, I must just catch Anna before she goes.

Bertukar kontak

  • Do you have a card?
  • Shall we connect on LinkedIn?
  • Could I get your email? I'll send you that link.

Menawarkan sesuatu yang konkret — tautan, perkenalan, artikel — memberi bobot pada pertukaran itu dan meninggalkan alasan alami untuk menghubungi kembali.

Cara keluar dengan sopan

Inilah yang paling sering tidak dimiliki oleh pembelajar, sehingga mereka «terjebak» dalam percakapan.

  • Well, I should let you mingle.
  • It was really good to meet you — I'll drop you a line.
  • I'm going to grab another drink, but let's talk again later.
  • Anyway, I won't keep you.

Semua ini adalah konvensi kesopanan, dan kedua belah pihak memahaminya. Justru karena itulah ungkapan-ungkapan ini berhasil: kedua pihak bisa keluar dari percakapan tanpa menolak siapa pun.

Pesan susulan

Hi Marek — great to meet you at the conference yesterday. Here's the article I mentioned. Would be good to stay in touch.

Singkat, dengan tautan yang konkret, dan berisi sesuatu yang berguna. Dalam waktu dua hari.

Targetkan tiga percakapan yang bermakna, bukan tiga puluh perkenalan singkat. Bahasa Inggris yang dibutuhkan untuk ini sepenuhnya sesuai dengan tingkat B2 — yang membuatnya berhasil adalah pertanyaan lanjutan dan pesan susulan yang tidak terlupakan. Kontak yang terkumpul tetapi tidak pernah dihubungi kembali tidak memberikan apa-apa, dalam bahasa apa pun.

Perkenalan lengkap dalam empat menit

A: I don't think we've met — I'm Alina.

B: Marek. Nice to meet you. What brought you along?

A: My team's just started doing this kind of reporting, so I came to steal ideas. You?

B: I've been coming for years — I know the organisers from university.

A: Oh really? What made you get into it in the first place?

B: Long story, but essentially…

A: …that's fascinating. Look, I should let you mingle — but shall we connect on LinkedIn? I'll send you that report I mentioned.

B: Please do. Good to meet you.

Kalimat pembuka, pertanyaan terbuka, pertanyaan balik, pertanyaan lanjutan, frasa penutup, dan alasan konkret untuk tetap berhubungan.

Uji diri Anda

Tes di bawah ini bukan tentang kosakata, melainkan tentang urutan langkah.

Uji diri Anda: Tes: komunikasi dan networking →