Ajakan: cara menyetujui dan cara menolak dengan sopan
Cara mengajak dalam bahasa Inggris, menyetujui dengan hangat, dan menolak tanpa terdengar kasar — yang terakhir ini paling sulit.
Mengajak makan siang, menonton film, atau berlari itu mudah. Yang sulit adalah menolak: no saja terdengar jauh lebih tajam dalam bahasa Inggris daripada padanannya di banyak bahasa lain.
Mengajak
- Would you like to come for dinner on Friday? (baku, sopan)
- Do you want to get a coffee? (bersahabat)
- How about Saturday? / What about lunch instead?
- Are you free on Thursday?
- We were wondering if you'd like to join us. (hangat, sedikit lebih formal)
- Do you fancy a coffee? (khas Britania, santai, dan sangat sering dipakai)
Menyetujui
Setujuilah dengan sedikit antusiasme: yes saja terdengar seperti Anda sedang berbuat baik.
- I'd love to, thanks!
- That sounds great.
- Yes, please — what time?
- Sure, why not? (informal)
- Count me in. (informal, hangat)
Menolak: pola tiga bagian
Ini adalah bagian terpenting. Penolakan yang sopan dalam bahasa Inggris hampir selalu terdiri dari tiga bagian:
1. Ucapan terima kasih atau penyesalan → 2. Penolakan → 3. Alasan singkat
Thanks so much, but I can't make Friday — I'm away that weekend.
That's really kind, but I'm afraid I'm busy then.
I'd love to, but I've already got plans.
"I'd love to, but…" adalah rumus penolakan paling berguna dalam bahasa Inggris.
Pelunak yang berguna: I'm afraid…, Unfortunately…, I don't think I can…
Apa yang terdengar kasar
❌ No. ❌ No, I don't want. ❌ I can't. Goodbye.
Secara tata bahasa, semuanya benar. Tetapi terdengar dingin, karena tidak ada ucapan terima kasih maupun alasan di dalamnya.
Tawarkan alternatif
Jika Anda ingin bertemu di waktu lain, katakanlah — jika tidak, penolakan Anda akan terdengar seperti "jangan mengajak saya lagi":
- Could we do next week instead?
- How about Sunday?
- Another time, definitely.
Penolakan yang tidak jelas
Penutur asli sering menolak tanpa alasan yang konkret, dan ketidakjelasan ini dipahami oleh semua orang:
Sorry, I've got something on that evening.
I'm afraid I can't make it.
Tidak ada yang akan menanyakan lebih lanjut apa itu "something". Inilah bentuk penolakan sopan yang tepat tanpa perlu penjelasan.
"Mungkin" yang halus
Bahasa Inggris memiliki seluruh register untuk menyatakan "mungkin tidak, tetapi saya tidak menutup pintu":
- I'll let you know.
- Can I get back to you?
- I'll see how the week goes.
- Possibly — I'll have to check.
Penutur asli memahami ini sebagai kecenderungan untuk menolak. Jika Anda benar-benar ingin mengatakan "ya", katakan dengan jelas; jika "tidak", salah satu frasa ini lebih halus daripada penolakan langsung.
Secara tertulis
Ajakan dan jawaban tertulis dirumuskan secara lebih formal:
| Dalam ajakan | Anda menjawab |
|---|---|
| RSVP by 1 May | wajib menjawab sebelum tanggal ini, apa pun jawabannya |
| Please let us know if you can attend | I'd be delighted to attend. |
| You're warmly invited to… | Thank you for the invitation. |
| penolakan resmi | Unfortunately I won't be able to attend, but thank you for thinking of me. |
RSVP berarti jawaban ditunggu, baik Anda akan datang maupun tidak. Diam bukanlah jawaban.
Rekan kerja dan teman — ajakan yang berbeda
Perbedaannya terutama pada seberapa banyak ruang yang Anda berikan untuk menolak:
- Untuk teman: Fancy a coffee?
- Untuk rekan kerja: If you're free, a few of us are getting lunch — you'd be very welcome.
Opsi kedua memberi orang jalan keluar tanpa perlu penjelasan, dan ini menjadi semakin penting semakin sedikit Anda saling mengenal.
Alasannya tidak wajib benar — tetapi wajib ada. I'm afraid I've got something on sama sekali tidak menyampaikan informasi apa pun, dan itu wajar: fungsinya adalah menunjukkan bahwa penolakan ini berkaitan dengan keadaan Anda, bukan dengan lawan bicara Anda. Penolakan tanpa alasan sama sekali terasa seperti menolak orangnya, dan justru karena itulah no saja terasa begitu tajam.
Menolak dengan hangat
A: A few of us are going for dinner Friday — do you want to come?
B: Oh, I'd love to, but I'm away that weekend. Thanks for asking, though.
A: No worries. Next time.
B: Definitely — let me know when you're going again.
Penyesalan, penolakan, alasan, ucapan terima kasih, dan pintu yang tetap terbuka untuk masa depan. Tidak ada yang merasa ditolak.
Periksa diri Anda
Tes di bawah ini menguji jawaban mana yang sopan dan mana yang terdengar tajam.