Past Simple: menceritakan apa yang terjadi
Bentuk lampau beraturan dan tidak beraturan, kalimat negatif, pertanyaan — dan kata kerja tidak beraturan yang paling penting untuk dipelajari lebih dulu.
Past Simple mendeskripsikan tindakan yang selesai pada waktu yang sudah selesai: kemarin, minggu lalu, tahun 2019.
Kata kerja beraturan: menambahkan akhiran -ed
work → worked, play → played, want → wanted
Aturan penulisannya:
- berakhiran -e → tambahkan -d saja: like → liked
- konsonan + -y → menjadi -ied: study → studied
- vokal pendek + konsonan → konsonannya digandakan: stop → stopped
Akhiran -ed memiliki tiga cara pengucapan
Penulisannya tidak berubah, tetapi pengucapannya berubah. Pengucapan yang salah langsung terdengar dan mengungkap bahwa penuturnya bukan penutur asli.
| Bunyi | Setelah bunyi | Contoh |
|---|---|---|
| /t/ | setelah bunyi tak bersuara: k, p, s, sh, ch, f | worked, stopped, watched |
| /d/ | setelah bunyi bersuara dan vokal | played, called, lived |
| /ɪd/ | hanya setelah bunyi t atau d | wanted, decided, started |
Hanya kelompok terakhir yang menambahkan satu suku kata. Worked adalah satu suku kata, bukan dua; sedangkan wanted benar-benar dua suku kata.
Kata kerja tidak beraturan
Di sini tidak ada aturan — kata kerja ini harus dihafalkan. Yang paling sering muncul:
| Bentuk dasar | Bentuk lampau | Bentuk dasar | Bentuk lampau |
|---|---|---|---|
| go | went | give | gave |
| have | had | find | found |
| do | did | think | thought |
| say | said | tell | told |
| see | saw | leave | left |
| take | took | feel | felt |
| come | came | buy | bought |
| make | made | write | wrote |
| get | got | run | ran |
| know | knew | begin | began |
Ada kelompok kecil yang sama sekali tidak berubah: put, cut, let, cost, hit, shut, read. Waktunya hanya bisa diketahui dari konteks — meskipun pengucapan read berubah (/riːd/ → /red/), penulisannya tetap sama.
Kabar baiknya: bentuk lampau sama untuk semua subjek. I went, she went, they went.
Kalimat negatif dan pertanyaan dengan "did"
Di sinilah kata kerja utama kembali ke bentuk dasarnya — ini kesalahan klasik.
- ✅ I didn't go. (bukan "didn't went")
- ✅ Did you see it? (bukan "Did you saw")
Mengapa bentuk dasar digunakan — seluruh makna bentuk lampau sudah terkandung dalam kata did, sehingga kata kerja utama tidak perlu mengulanginya. Satu penanda tense sudah cukup untuk sebuah kalimat.
Hal yang sama berlaku dengan kata tanya: Where did you go? · What did she say?
Namun ketika subjeknya who atau what, did kembali menghilang: Who told you? (bukan "Who did tell you")
Was dan were
Kata kerja be berperilaku berbeda di sini juga — did tidak dibutuhkan.
- I / he / she / it was
- you / we / they were
- I wasn't at home. / Were you there?
Keterangan waktu
Past Simple biasanya digunakan bersama waktu yang sudah selesai: yesterday, last night, two days ago, in 2019, when I was a child.
Perhatikan: ago diletakkan setelah rentang waktunya — three weeks ago, bukan "ago three weeks".
Cara menceritakan sebuah kisah
Past Simple adalah dasar dari setiap cerita; apa yang terjadi di sekitar sebuah peristiwa diberikan oleh Past Continuous, sedangkan kata penghubung membimbing pendengar melalui rangkaian kejadian: first, then, after that, a bit later, in the end.
How was the weekend?
A: We went to the coast on Saturday. The train was late, so we missed the boat.
B: Oh no. What did you do?
A: We waited for two hours, then we found a café and had lunch. In the end it was a nice day.
Semua kata kerja berada dalam past simple, semua peristiwa sudah selesai, dan did hanya muncul pada pertanyaan.
Periksa diri Anda
Tes di bawah ini menguji kesalahan "didn't went" dan perbedaan antara was/were.