Membaca cerita sederhana: siapa, kapan, dan apa yang terjadi
Cara mempertahankan alur cerita pendek berbahasa Inggris — siapa melakukan apa dan dalam urutan apa peristiwa-peristiwa terjadi.
Cerita pendek lebih rumit daripada label kemasan, karena Anda perlu mengingat beberapa hal sekaligus: orang-orangnya, urutan peristiwa, dan waktunya. Mari kita lihat cara agar tidak kehilangan alurnya.
Siapa itu siapa
Dalam bahasa Inggris, sebuah nama disebutkan sekali, lalu beralih ke kata ganti he / she / they / it. Jika Anda kehilangan alurnya — kembalilah ke nama yang terakhir disebutkan.
Marta arrived late. She had missed the bus, so she walked. When she got there, Tom was already waiting.
She di sini selalu merujuk pada Marta. Tetapi begitu nama baru — Tom — muncul, kata ganti bisa berpindah.
Perhatikan juga cara lain untuk menyebut orang yang sama: Marta bisa berubah menjadi her sister, the older woman, the teacher. Bahasa Inggris menghindari pengulangan nama dan mengandalkan Anda untuk tetap mengikuti alurnya.
Urutan peristiwa
Cerita tidak selalu diceritakan dalam urutan peristiwa yang sebenarnya terjadi. Urutan ditunjukkan oleh kata-kata berikut:
| Kata | Arti |
|---|---|
| then, after that, later | peristiwa berikutnya |
| before | sebelum ... |
| already | terjadi lebih awal dari yang diharapkan |
| suddenly | tiba-tiba |
| finally, in the end | peristiwa terakhir |
| meanwhile | pada saat yang sama |
| by the time | pada saat itu |
Perhatikan khususnya kata before. Kalimat She ate before she left berarti makan terjadi lebih dulu, meskipun kata left berada di akhir kalimat.
Past simple membawa jalannya cerita
Peristiwa dalam cerita hampir selalu berada dalam bentuk past simple: arrived, walked, waited, saw. Sementara jika muncul had + verba (had missed) — ini adalah peristiwa yang terjadi lebih awal lagi — berarti sesuatu terjadi lebih dulu dari itu:
When she got there, Tom had already left.
Tom pergi terlebih dahulu, baru kemudian ia tiba — dan tidak menemukan siapa pun.
Sementara was/were + -ing adalah latar belakang, sesuatu yang sudah berlangsung ketika peristiwa itu terjadi:
She was reading when the phone rang.
Membaca sudah berlangsung sebelumnya; telepon yang menginterupsinya.
Di mana dan kapan cerita terjadi
Situasinya biasanya diberikan dalam satu atau dua baris pertama, lalu tidak disebutkan lagi:
It was almost midnight, and the station was empty.
Semua yang terjadi setelahnya berlangsung di tempat dan waktu itu. Jika Anda kehilangan orientasi — latarnya ada di bagian paling awal.
Apa yang dikatakan tokoh-tokohnya
Ucapan langsung diberikan dengan tanda kutip, dan kata "ia berkata" bisa muncul sebelum maupun sesudahnya:
"I'll wait outside," she said.
He asked, "Are you sure?"
Verba pengantar menyampaikan perasaan: she whispered, he shouted, she muttered, he insisted. Sering kali verba ini membawa lebih banyak informasi daripada kata-kata di dalam tanda kutip itu sendiri.
Perasaan menjelaskan tindakan
Cerita menjelaskan tindakan melalui perasaan: worried, annoyed, relieved, surprised. Jika Anda memahami perasaannya, biasanya Anda juga memahami tindakan yang mengikutinya.
Apa yang tidak dikatakan
Cerita pendek sering melewatkan banyak hal dan mengandalkan Anda untuk melengkapinya sendiri:
Sam looked at the empty platform, then at the clock. He sat down on his suitcase.
Tidak ada seorang pun yang secara langsung mengatakan bahwa ia terlambat naik kereta. Yang mengatakannya, alih-alih penulis, adalah peron yang kosong, jam, dan dirinya yang duduk di kopernya. Pertanyaan "Mengapa ia melakukan itu?" biasanya membawa Anda tepat pada sesuatu yang sengaja tidak dikatakan penulis.
Analisis contoh
Sam checked his bag twice. His passport wasn't there. He ran back to the flat, but the door was locked and his keys were in the bag he had left at the café. Finally, he phoned his sister.
Urutannya: pertama ia meninggalkan tasnya di kafe (peristiwa paling awal — had left), lalu ia memeriksa tasnya, berlari pulang, mendapati pintunya terkunci, dan menelepon adiknya. Perasaan yang menjelaskan semuanya adalah kepanikan.
Contoh lain untuk latihan
Anna had been saving for two years. When the letter finally came, she read it twice, then put it face down on the table. Her brother watched her for a moment. "Well?" he said. She was smiling.
Tiga pertanyaan: apa yang terjadi paling awal (ia sedang menabung), apa isi suratnya (kabar baik — she was smiling), dan mengapa ia meletakkan surat itu dengan sisi tertulis menghadap ke bawah (memperpanjang momen keberhasilan). Hanya yang pertama yang dikatakan secara langsung.
Ajukan tiga pertanyaan ini pada setiap cerita, dengan urutan yang sama. Siapa saja yang terlibat? Dalam urutan apa peristiwa-peristiwa terjadi? Apa yang mereka rasakan? Hampir semua pertanyaan pemahaman berujung pada salah satu dari ketiganya, dan menjawabnya sambil membaca jauh lebih mudah daripada menyusunnya kembali setelahnya.
Uji diri Anda
Tes di bawah ini menanyakan siapa melakukan apa dan kapan melakukannya.