Mengendalikan Argumen: Tesis, Bukti, Pengakuan
Cara argumentasi yang panjang disusun dalam bahasa Inggris, dan cara menemukan tesis sesungguhnya di balik lapisan-lapisan pengakuan.
Pada level C1, kesulitan jarang terletak pada kosakata langka. Kesulitannya adalah mempertahankan pemahaman terhadap keseluruhan argumen yang panjang: kalimat mana yang merupakan tesis, mana yang mendukungnya, dan mana yang memberi ruang kepada lawan bicara.
Empat langkah
Prosa argumentatif dalam bahasa Inggris hampir seluruhnya terdiri dari empat langkah:
Tesis — pendapat yang ingin disetujui pembaca oleh penulis. Bukti — data, contoh, penalaran. Pengakuan — mengakui sesuatu yang menguntungkan pihak lawan. Sanggahan — mengapa pengakuan tersebut tidak menghilangkan tesis.
Sinyal untuk setiap langkah
| Langkah | Sinyal |
|---|---|
| Tesis | I argue that, the central point is, it follows that, therefore |
| Bukti | because, since, as evidenced by, for instance, the data show |
| Pengakuan | admittedly, granted, it is true that, while, of course, to be sure |
| Sanggahan | nevertheless, even so, yet, this overlooks, what this misses |
Jebakan pengakuan
Kesalahan membaca yang paling sering terjadi pada level ini adalah menganggap pengakuan sebagai posisi penulis sendiri.
Admittedly, the early results were unimpressive. Nevertheless, the approach deserves a second trial.
Pembaca yang terburu-buru akan mengambil kesan «hasilnya lemah». Padahal posisi penulis ada di kalimat kedua. Jika Anda melihat sinyal pengakuan, tesis sesungguhnya hampir selalu berada di kalimat berikutnya.
Jebakan yang sama juga berlaku di dalam satu kalimat:
While the cost is undeniably high, the alternative is higher still.
Di mana harus mencari tesis
Dalam teks akademik dan editorial, tesis biasanya terletak di akhir bagian pengantar atau awal bagian kesimpulan — tetapi bukan di baris pertama, yang sering kali berfungsi untuk menarik perhatian pembaca atau untuk menyampaikan pendapat umum yang akan diserang kemudian.
Waspadalah terhadap pembukaan yang menyampaikan posisi yang tidak dianut oleh penulis sendiri:
It is widely assumed that remote work damages collaboration. The evidence is thinner than this assumption suggests.
Baris pertama adalah sesuatu yang ditentang oleh penulis.
Satu langkah per paragraf
Dalam argumentasi bahasa Inggris yang tersusun baik, satuan dari setiap langkah adalah paragraf, dan kalimat pertamanya mengumumkan langkah apa ini:
A second objection concerns cost. → sekarang akan ada pengakuan
The evidence for this is stronger than it first appears. → bukti
None of this, however, addresses the central problem. → sanggahan
Hanya membaca kalimat pertama setiap paragraf memberi Anda kerangka seluruh argumen — karena itu pada level C1, kebiasaan ini jauh lebih berharga daripada membaca perlahan seluruh teks.
Bagaimana penulis menangani pandangan lawan
Cara pandangan lawan disampaikan menunjukkan tingkat kepercayaan diri penulis:
- Secara jujur, dalam versi terkuatnya — The strongest case against this is… — penulis yang melakukan ini biasanya benar-benar memiliki jawaban.
- Secara sepintas — versi terlemah dari keberatan dianalisis, sementara yang terkuat diabaikan.
- Tidak sama sekali — keberatan yang jelas bahkan tidak muncul. Ini adalah kasus yang paling sering terjadi dan paling sulit disadari: di halaman itu memang tidak ada apa pun.
Tanyakan pada diri sendiri apa keberatan terbaik yang mungkin ada, lalu periksa apakah teks menjawabnya. Jika tidak ada jawaban — argumennya lebih lemah dari yang terlihat.
Argumentasi yang layak diperiksa
Empat pola yang tampak seperti bukti, tetapi bukan:
| Pola | Contoh |
|---|---|
| setelah — berarti, karena itu | Sales rose after the rebrand, so the rebrand worked. |
| pilihan palsu | Either we cut costs or we fail. (biasanya ada pilihan ketiga) |
| menyerang pribadi | This comes from a group funded by… (ini tidak membuat penalarannya salah) |
| mengacu pada mayoritas | Most people agree that… |
Mengenali pola-pola ini sama pentingnya dengan menyadari kesenjangan antara bukti yang diberikan dan kesimpulan yang diambil.
Rangkaian argumentasi
Argumen yang panjang tersusun berlapis: tesis → bukti → sub-tesis → bukti. Jika Anda kehilangan arah — carilah therefore, thus, hence, atau it follows yang terdekat: di situlah penulis beralih kembali dari bukti ke kesimpulan.
Analisis sebuah kutipan
It is often said that public transport investment reduces congestion. The record is more mixed. New capacity has been shown to fill quickly — a phenomenon known as induced demand. Admittedly, several cities have recorded lasting reductions after major schemes. But in each case the investment was paired with restrictions on driving. The conclusion is therefore not that transport investment fails, but that it works only as part of a package.
Enam kalimat, enam langkah: pendapat lain, tesis, bukti, pengakuan, sanggahan, tesis yang diperhalus. Perhatikan bahwa kalimat terakhir tidak sama dengan kalimat kedua. Pengakuan telah mempertajam tesis, dan justru inilah yang membentuk argumen yang tersusun baik.
Kenali dahulu bentuk argumennya, baru kemudian nilai isinya. Pada level ini, sebagian besar ketidaksepakatan dengan sebuah teks muncul dari menganggap pengakuan sebagai tesis, atau menjawab posisi yang sebenarnya tidak dianut penulis. Menandai langkah-langkahnya terlebih dahulu — bahkan secara kasar, dicatat di pinggir halaman — adalah perbedaan antara berdebat dengan penulis dan berdebat dengan versi penulis yang Anda karang sendiri.
Uji diri Anda
Tes di bawah ini meminta Anda menentukan langkah apa yang dilakukan setiap kalimat, dan di mana tesis sesungguhnya berada.