Ironi, meremehkan, dan makna tersirat
Cara penulis bahasa Inggris mengatakan kebalikan dari yang dimaksud, dan cara mengenalinya tanpa bantuan intonasi suara.
Dalam percakapan lisan, ironi disampaikan lewat intonasi suara. Dalam tulisan, ironi disampaikan oleh ketidaksesuaian — ketidaksesuaian antara kata dan situasi, atau antara register dan topik. Tidak menyadarinya berarti membaca teks dengan makna yang terbalik.
Ironi verbal: kata melawan situasi
The train was cancelled, my phone died and it began to rain. Wonderful.
Tidak ada apa pun yang menandai kata wonderful sebagai ironi, selain fakta bahwa kata itu tidak mungkin tulus setelah kalimat sebelumnya. Penandanya selalu ada di konteks, bukan di kata itu sendiri.
Ironi, sarkasme, dan mengapa perbedaannya penting
Keduanya bukan hal yang sama, dan penutur bahasa Inggris membedakannya berdasarkan sasarannya:
- Ironi — jarak antara yang dikatakan dan yang disiratkan. Biasanya lebih ringan dan lebih sering ditujukan pada situasi.
- Sarkasme — ironi yang ditujukan pada seseorang, dengan niat menghina. Oh, brilliant work.
- Satire — ironi yang ditujukan pada sebuah institusi, dikembangkan secara lebih luas.
Menganggap sarkasme sebagai ironi berarti meremehkan permusuhan di dalamnya; mengira ironi sebagai sarkasme berarti membayangkan permusuhan yang sebenarnya tidak ada. Dalam konteks pekerjaan, perbedaan ini menentukan apakah sebuah kalimat itu bercanda atau sebuah keluhan.
Meremehkan (understatement)
Bahasa Inggris, terutama varian Britania, secara konsisten menggambarkan situasi dengan lebih lemah dari kenyataannya:
| Yang ditulis | Yang disiratkan |
|---|---|
| not bad | bagus, kadang bahkan sangat bagus |
| a slight problem | masalah serius |
| I wasn't overly impressed | menurut saya ini buruk |
| somewhat unusual | mengejutkan |
| it could have gone better | ini adalah bencana |
Membacanya secara harfiah secara konsisten memberikan gambaran yang keliru: Anda akan terus-menerus meremehkan seberapa kuat sudut pandang penulis sebenarnya.
Litotes: menegaskan dengan menyangkal kebalikannya
Bentuk khusus yang sangat sering muncul: not unreasonable, no small achievement, not without merit, hardly ideal.
Penyangkalan ganda di sini bukanlah ketidakpastian. Not unreasonable berarti "masuk akal", dengan sedikit catatan ringan; no small achievement adalah pujian yang tulus. Ini adalah cara menyampaikan penilaian positif tanpa terlihat berlebihan gembira — dan sangat sesuai dengan gaya tulisan bisnis bahasa Inggris.
Ketidaksesuaian register
Menulis dengan gaya yang sangat formal tentang hal yang sepele menyiratkan ejekan:
The committee convened for ninety minutes to deliberate upon the strategic positioning of the office biscuit tin.
Tidak ada satu pun kata di sini yang bersifat ironis. Yang ironis adalah formalitasnya yang diterapkan pada sekaleng biskuit.
Kebalikannya juga berlaku: nada ringan tentang topik yang berat menyiratkan humor gelap atau ketidakpekaan — dan pembaca sendiri yang harus memutuskan yang mana.
Pertanyaan retoris
Pertanyaan yang tidak benar-benar bertanya sedang membuat sebuah pernyataan, biasanya pernyataan yang kuat:
And how much did this consultation cost? £400,000.
Who could possibly have predicted that? (semua orang sudah memperkirakannya)
Jenis kedua — pertanyaan dengan jawaban yang jelas dan tidak memuji — adalah cara standar penyampaian kritik dalam teks editorial.
Tanda kutip yang menyiratkan keraguan dan kata pelunak
The "consultation" lasted four days.
His so-called expertise.
Memberi tanda kutip pada kata yang sebenarnya tidak membutuhkannya menyangkal kata tersebut. So-called melakukan hal yang sama secara langsung.
Ironi dramatis dan penutur yang tidak dapat dipercaya
Kadang pembaca tahu lebih banyak daripada penutur cerita itu sendiri:
I was confident the meeting had gone well. Nobody replied to my follow-up, but people are busy in June.
Penutur cerita yakin akan satu hal, sedangkan detail yang ia sampaikan sendiri menyiratkan hal lain. Ketika fakta yang dilaporkan penutur berulang kali bertentangan dengan kesimpulannya sendiri, justru fakta-fakta itulah yang menjadi suara sesungguhnya dari penulis.
Ketika pemahaman pasti benar-benar tidak mungkin dicapai
Kadang kepastian memang tidak bisa diperoleh: teks tertulis tidak memiliki intonasi suara, dan pesan singkat bahkan tidak memiliki konteks sama sekali. Ada dua aturan praktis:
- Dalam teks yang Anda terima, jika biaya kesalahan kecil, pilih pembacaan harfiah; jika biayanya besar, tanyakan. Frasa Sorry — serious or joking? sama sekali wajar digunakan.
- Dalam teks yang Anda kirim, ingatlah bahwa penerima menghadapi masalah yang sama persis. Ironi yang berfungsi sempurna dalam percakapan lisan sering gagal dalam tulisan, dan ini terasa sangat kuat terutama antar bahasa dan budaya — di mana pembaca tidak memiliki gambaran tentang apa yang biasa Anda katakan.
Cara menguji diri sendiri
Tanyakan pada diri Anda: apakah penulis yang tulus akan memilih kata-kata ini justru untuk situasi ini? Jika tidak — jika terlalu positif untuk fakta yang digambarkan, terlalu formal untuk topiknya, terlalu tenang untuk risiko yang dihadapi — maka Anda sedang menghadapi ironi.
Ironi adalah uji pengetahuan bersama. Ia hanya berfungsi ketika penulis berhak berasumsi bahwa Anda memahami keadaan sebenarnya. Karena itu ironi adalah hal terakhir yang dikuasai dalam bahasa asing, dan yang pertama kali rusak antarbudaya. Tidak menyadarinya bukanlah kekurangan kosakata, melainkan konteks yang belum dibagikan bersama penulis.
Uji diri Anda
Tes di bawah ini menanyakan apa yang disiratkan penulis, bukan apa yang secara harfiah dikatakan dalam kalimat itu.