English.guru
Kembali

Kalimat pengandaian nol dan campuran: dua tipe yang jarang dibahas

Kalimat pengandaian untuk hal yang selalu benar dan kalimat yang menghubungkan dua waktu berbeda — bagian yang tidak dicakup oleh tipe pertama, kedua, dan ketiga.

Kebanyakan kursus mengajarkan tiga kalimat pengandaian dan berhenti di situ. Namun tiga tipe yang bernomor itu tidak mencakup semua yang bisa dilakukan if dalam bahasa Inggris — ada dua pola penting yang terlewat dari daftar.

Kalimat pengandaian nol: selalu benar

If + present simple, present simple.

Ini bukan perkiraan maupun andaian — melainkan aturan tentang bagaimana dunia bekerja.

  • If you heat water to 100°C, it boils.
  • If I don't sleep, I get headaches.
  • If a customer complains, we refund them.

Tandanya: kata if hampir selalu bisa diganti dengan when tanpa kehilangan makna: When you heat water, it boils. Pada kalimat pengandaian lainnya, penggantian ini tidak berlaku — "when I won the lottery, I'd buy a house" tidak masuk akal.

Yang paling sering muncul dalam bahasa Inggris kerja justru kalimat pengandaian nol ini — dalam regulasi, prosedur, dokumentasi teknis. If the build fails, the pipeline stops. Ini adalah tata bahasa untuk mendeskripsikan cara kerja segala sesuatu.

Dibandingkan dengan tipe pertama

  • If it rains, the ground gets wet. (nol — selalu, sebuah fakta)
  • If it rains, I**'ll take** an umbrella. (pertama — kali ini secara spesifik)

Kalimat pengandaian nol mendeskripsikan kebenaran umum, sedangkan tipe pertama memperkirakan satu kejadian di masa depan.

Kalimat pengandaian campuran: dua waktu berbeda

Kalimat pengandaian tipe ketiga menempatkan kedua bagiannya di masa lalu:

  • If I had studied, I would have passed. (syarat di masa lalu → hasil di masa lalu)

Namun hasil dari syarat di masa lalu sering kali berada di masa sekarang.

Syarat di masa lalu → hasil di masa kini

If + past perfect, would + bentuk dasar.

  • If I had taken that job, I would be in Berlin now.
  • If she hadn't missed the flight, she would be here.
  • If we had booked earlier, we wouldn't be on the waiting list.

Penyesalan berada di masa lalu, sementara akibatnya ada tepat di depan Anda.

Syarat di masa kini → hasil di masa lalu

Ada juga versi sebaliknya, meskipun lebih jarang digunakan.

If + past simple, would have + partisipel ketiga.

  • If I were more organised, I wouldn't have missed the deadline.
  • If he didn't hate flying, he would have come with us.

Di sini, sebuah sifat yang tetap menjelaskan satu kejadian spesifik di masa lalu.

Lima pola dalam satu pandangan

Tipe Bagian If Bagian utama Untuk apa
Nol present simple present simple selalu benar
Pertama present simple will + bentuk dasar kemungkinan di masa depan
Kedua past simple would + bentuk dasar masa kini yang tidak nyata
Ketiga past perfect would have + partisipel ketiga masa lalu yang tidak nyata
Campuran past perfect would + bentuk dasar sebab di masa lalu, hasil di masa kini

Dua hal yang layak diwaspadai

Jangan pernah meletakkan will di bagian if. If it will rain — salah, seharusnya if it rains. Pengecualiannya adalah permintaan sopan: If you will wait a moment, di mana will berarti "jika Anda berkenan".

Pada kalimat pengandaian tipe kedua, gunakan were, bukan was. If I were you — bentuk yang tetap, dan dalam bahasa tulis yang cermat were digunakan untuk semua orang: if he were here. Dalam ucapan lisan Anda akan mendengar was, tetapi ujian mengharapkan bentuk were.

Dalam percakapan

Penyesalan sambil minum kopi

A: If I'd accepted that offer, I'd be living in Berlin now.

B: Would you though? If you were the type to move abroad, you'd have gone years ago.

A: True. If I get another chance, I'll think about it properly.

Dalam empat giliran bicara ada tiga kalimat pengandaian — campuran, campuran arah sebaliknya, lalu tipe pertama. Tidak ada seorang pun yang mengingat-ingat tabel; garis waktu itu sendirilah yang menuntutnya.

Uji diri Anda

Tes di bawah ini berfokus pada memeriksa if/when untuk kalimat pengandaian nol dan memilih pola campuran yang dibutuhkan.

Uji diri Anda: Tes: kalimat pengandaian nol dan campuran →